Selamat Datang di Canal Informasi Pembangunan Desa Kecamatan Lambai

Senin, 10 November 2025

"POSYANDU: Fondasi Sehat Generasi Bangsa"

 

 Senin, 9 November 2025

Oleh: Wahyuddin (PLD)

Tebongeano - Posyandu merupakan wadah/tempat masyarakat yang ada di desa khususnya masyarakat yang tinggal di  Desa Tebongeano untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terdepan dalam mencegah terjadi STUNTING. Posyandu pada prinsipnya adalah lembaga dari, oleh dan untuk masyarakat dimana pengelolanya dipilih dari masyarakat dan penyelenggaraan kegiatan dilaksanakan oleh Tim dari Puskesmas Lambai dan dibantu oleh kader KPM, kader Posyandu dan Kader kesehatan desa lainnya.

Kegiatan pelayanan posyandu dilaksanakan  pada hari Rabu, 5 November 2025 di Gedung Posyandu Desa Tebongeano berupa pemeriksaan kesehatan kepada bayi/balit, ibu hamil dan menyusui serta pemeriksaan Lansia. Selain pemeriksaan kesehatan juga dilakukan pemberian makanan tambahan berupa makanan bergizi. 

Dalam kegiatan pelayanan Posyandu ada beberapa hal yang jadi perhatian kepada Masyarakat dan pelaksana adalah kurangnya peserta posyandu yang menghadiri atau yang ikut kegiatan pelayanan posyandu.

 Ketua Tim dari Puskesmas Lambai mengatakan bahwa (ibu Jum) bahwa penyebab terjadinya STUNTING di Desa bukan dikarenakan adanya balita yang anak yang kena Stunting akan tetapi adanya faktor ketidak kehadiran dari Masyarakat (Bayi atau Balita) bisa juga dikatakan Desa tersebut berdampak atau adanya gejala Stunting.

Pada kesimpulannya Posyandu berfungsi sebagai Fondasi yang menciptakan Generasi Sehat Bangsa melalui berbagai programnya yang terintegrasi. Pelayanan posyandu yang mencakup kesehatan ibu dan anak, pendidikan usia dini, serta penyuluhan sosial, secara langsung maupun tidaklangsung membentuk kesehatan masyarakat yang kuat mulai dari masa kehamilan hingga remaja, yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, produktif, dan berkualitas. (W_74)



"POSYANDU: Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak"


 Senin, 9 November 2025

Oleh: Wahyuddin

Lapasi-Pasi -  Upaya pemerintah dalam menekan angka kematian ibu dan anak khususnya pemerintah desa lapasi-pasi kecamatan  lambai kabupaten kolaka utara adalah dengan  melaksankan kegiatan  pelayanan Posyandu dimana hal ini dilaksanakn untuk mendekatkan dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak, serta untuk memberdayakan masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan terutama dalam mencegah STUNTING di Desa Lapasi-Pasi.

Kegiatan pelayanan posyandu ini dilaksanakan setiap bulan pada minggu pertama bulan berjalan tepatnya tanggal 4 November 2025, yang dilaksanakan oleh Tim dari Puskesmas Lambai dan dibantu oleh Kader KPM, kader Posyandu/Pospindu, dan beberapa dari kader PKK.

Program ini dirancang untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi, memantau pertumbuhan anak, dan mencegah masalah gizi buruk melalui kegiatan terpadu seperti imunisasi, pemeriksaan kehamilan, dan penyuluhan kesehatan.

Keberhasilan posyandu sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, khususnya para Kader Kesehatan yang berperan dalam mengelola dan melaksanakan kegiatan di tingkat desa.

Program ini juga didukung oleh pemerintah, dalam hal ini pemerintah Desa Lapasi-Pasi yang memberikan pedoman fasilitas dan dukungan operasional untuk pengembangan Posyandu. Bangsawang, S.IP (Kepala Desa Lapasi-Pasi) mengatakan untuk saat ini pemerintah desa  masih banyak yang perlu dibenahi terkait sarana dan prasarana dalam  kegiatan posyandu, semoga di tahun depan (2026) hal tersebut bisa terpenuhi sehingga kegiatan pelayanan posyandu ini dapat berjalan dengan maksimal dan harapannya semoga Desa Lapasi-Pasi terbebas dari STUNTING. (W_74)

Mendes Promokan Lumbung Pangan Pada Festival Cikondang

 


Jakarta -
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menghadiri Festival Kampung Adat Cikondang, hari ini. Yandri menyebut Kampung Adat Cikondang miliki pemandangan yang indah jadi jika memungkinkan sebagian wilayah dijadikan Desa Wisata.

Adapun Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) saat ini fokus untuk sukseskan Asta Cita 6 Presiden Prabowo Subianto, yaitu Membangun Dari Desa dan Dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.

Detik.com melaporkan bahwa Kesejahteraan itu dimulai dari Desa, olehnya Kemendes PDT mengajak sejumlah pihak untuk kolaborasi, salah satunya Lumbung Kesejahteraan Rakyat.

"Mari kita mulai Lumbung Pangan Desa di Indonesia dari Desa Adat Cikondang," kata Yandri dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).

Yandri menyebut Lumbung Pangan merupakan kearifan lokal yang perlu dilestarikan dan dikembangkan lagi di desa-desa di Indonesia. Lumbung Pangan Desa ini masuk 12 Rencana Aksi Kemendes PDT yaitu Swasembada Pangan.

Ia pun mengajak warga desa, utamanya Kampung Adat Cikondang untuk menyukseskan program-program Pemerintah yang masuk ke desa-desa seperti Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), BUMDesa hingga Sekolah Rakyat.

Warga desa diminta berpartisipasi dalam menyiapkan bahan baku untuk program MBG seperti Telur, Beras hingga ikan. Hal ini bakal memberi efek ekonomi bagi warga desa.

"Jika desa jadi penyuplai bahan baku untuk MBG akan membuat desa bangkit dari sisi ekonomi," kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Lebih lanjut, Yandri berharap agar program-program Pemerintah yang ada didesa itu kemudian dikolaborasikan untuk mencapai program Indonesia Emas 2045. (detik.com)

Jumat, 31 Oktober 2025

MUSYAWARAH DESA KHUSUS "Persetujuan Dukungan Pengembalian Pinjaman KDMP Tebongeano"

Oleh : Wahyuddin (PLD)

Tebongeano (30 Oktober 2025), Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia melalui PERMENDES PDT Nomor 10 Tahun 2025 tentang Mekanisme Persetujuan dari Kepala Desa dalam Rangka Pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih dan  Surat Edaran Nomor 8 tahun 2025 tentang Percepatan Musyawarah Desa Khusus untuk Persetujuan Dukungan Pengembalian Pinjaman Koperasi Desa Merah Putih, maka Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melaksanakan Musyawarah Desa Khusus untuk membahas hal tersebut bersama dengan Pemerintah Desa Tebongeano.



Gambar 1: Pelaksanaan Musdes Khusus KDMP

Kegiatan Musyawarah Desa Khusus ini dilaksanakan pada hari kamis tanggal 30 oktober 2025 bertempat di Aula Kantor Desa Tebongeano mulai pukul 09.30 - 12.00 Wita yang dihadiri oleh Pemerintah Kecamatan Lambai dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Seksi PMD (Ibu Sensuswati), Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyrakat Kabupaten Kolaka Utara (Andi Amri), Kepala Desa Tebongeano (Baso Marsusanto), Project Manajer Officer/PMO (Amin Budiman), Ketua KDMP Tebongeano (Musaddad) serta Warga Desa Tebongeano.

Adapun agenda pembahasan Musdes Khusus Persetujuan Pembiayaan KDMP Tebongeano adalah : 1. Mendengar dan mempelajari rencana usaha KDMP dan rencana pinjaman KDMP kepada Bank; 2. Membahas dan menyepakati dukungan pembayaran cicilan pengembalian pinjaman KDMP yang menjadi dasar persetujuan Kepala Desa menerbitkan surat persetujuan rekomendasi penjaminan pinjaman KDMP; dan 3. Membahas rekomendasi yang mendorong seluruh masyarakat desa menjadi sebagai anggota KDMP Tebongeano.

Amin Budiman selaku PMO mengatakan "bahwa Dana 3 M sebagai pinjaman itu peruntukannya dibagi 2 (Dua), dana 2,5 M itu terkhusus digunakan untuk Pembangunan Fisik (pembangunan Gerai dan Gudang/Pergudangan) dan sisanya 500 Juta itu digunakan untuk Modal Usaha. Beliau menekankan kepada Pengurus Koperasi untuk segera membenahi segala kebutuhan Administrasi terkhusus pengisian Akun pada Link KDMP".

Andi Amri selaku TAPM mengatakan "untuk saat ini Tenaga Pendamping Desa (TPP) akan Fokus pada kegiatan memfasilitasi Musyawarah Desa Khusus persetujuan dukungan pengembalian pinjaman KDMP dapat terlaksana dengan baik.

Setelah mendengar beberapa penyampaian baik dari PMO dan TAPM Kabupaten, Kepala Desa Tebongeano (Baso Marsusanto) mengatakan bahwa Pemerintah Desa Tebongeano dalam hal ini sebagai pemberi Jaminan pengembalian pinjaman menerima dan menyetujui apa yang menjadi dasar dan ketentuan yang telah diatur oleh Pemerintah Pusat dalam mensukseskan Program dari Bapak Presiden Prabowo.

 
Gambar2: Penyerahan Berita Acara dan Surat Persetujua.

Sebagai bentuk dukungan dari program pemerintah pusat tentang KDMP, Pemerintah Desa Tebongeano bersama dengan BPD yang disaksikan oleh Pemerintah Kecamatan Lambai, TAPM, PMO dan Peserta Musdesus melakukan proses penandatangan Berita Acara Musdes Khusus dan Surat Persetujuan dalam Rangka Pendanaan KDMP Tebongeano yang kemudian diserahkan kepada Ketua KDMP Tebongeano (Mussaddad). (W_74).

 

Kapus : " Kita Harus Berlayar Sambil Membangun Kapal"

 


SERAH TERIMA JABATAN di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal Kementerian Desa PDT yang langsung dipimpin oleh Kepala Badan BPSDM PMDDT Dr. Agustomi Masik, M.Dev.Plg dilaksanakan Jumat, 31 Oktober 2025 di Gedung A Lt. 3 Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia.

Dalam sambutannya Kepala BPSDM menyampaikan pesan bahwa pergantian jabatan mutasi, rotasi maupun promosi adalah hal yang harus disyukuri sebagai siklus untuk mencapai posisi yang terbaik bagi kehidupan karir para pegawai. Jangan terjebak dengan ungkapan Sawang Sinawang.. Mungkin apa yang didapat saat ini tidak sesuai dengan harapan  namun mungkin merupakan pijakan untuk mendapatkan posisi yang kelak lebih bagus.

“Semua tempat dan posisi jabatan memiliki problematika yang beragam oleh karena guna percepatan untuk mencapai tujuan kinerja yang menjadi program Kementerian Bapak Ibu yang dilantik untuk segera merapatkan barisan dan lari kencang. Berkarya jangan pernah menunggu  barisan rapi, kita bermain kano di arum jeram, banyak batu terjal yang harus dilalui sambil jalan.  Kita harus berlayar sambil membangun kapal.. jangan menunggu kapal selesai baru berlayar”.

Lebih lanjut Kepala BPSDM PMDDT juga berpesan untuk pejabat yang digantikan posisi jabatannya sedapat mungkin membuat catatan akhir sebagai dokumen yang dapat dijadikan pijakan  untuk penggantinya pejabat yang baru, kalau belum ada dokumen akhir jabatan yang dibuat dapat menceritakan pengalaman dan problematika kerja kepada pengganti yang baru.

Jabatan Kepala Pusat PPMD dalam kesempatan ini juga bagian dari acara prosesi serah terima jabatan. Dari pejabat lama Drs. Hasman Ma’ani, M.Si kepada Kombes Pol. Heri Lesmono, S.I.K.

Di sambutan perkenalan dengan para pegawai di lingkungan P3MD yang dalam hal ini termasuk jajaran Tenaga Pendamping Profesional Pusat (TPP) Kapus baru di sesi perkenalan menyampaikan cerita bahwa pengalaman memimpin anggota berjumlah banyak pernah menjadi tugas di institusi terdahulu, sama halnya dengan jumlah TPP yang berkisar 30.000  personal lebih tersebar di seluruh Indonesia.

Pemahaman tentang kepastian regulasi yang menjadi pijakan bekerja dalam pendampingan desa dan yang didampingi harus menjadi pemahaman bersama yang dapat menjamin para pihak tidak terjerat dalam masalah hukum sebagaimana yang banyak terjadi di desa-desa yang tersandera masalah Dana Desa. Kolaborasi dan memahami aturan bekerja harus dikedepankan untuk merealisasikan program yang dicanangkan Pimpinan dalam hal ini Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia untuk menjadikan Desa Maju Mandiri sesuai dengan Asta Cita ke Enam Membangun dari Desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. 31/10/2025

Rabu, 22 Oktober 2025

𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗪𝗼𝗶𝘁𝗼𝗺𝗯𝗼 𝗙𝗼𝗸𝘂𝘀 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗻𝗰𝗲𝗴𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗦𝘁𝘂𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗲𝗹𝗼𝗹𝗮𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻

 


Desa Woitombo - Pemerintah Desa Woitombo, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara menggelar rembuk stunting di Gedung Perpustakaan Desa, Jum'at (17/10). Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Muh. Akbar S.Pd, Kepala UPTD Puskesmas Lambai Sri Wahyuni S.Farm, Bhabinkamtibmas Brigpol Rahmatullah SH, dan Pendamping Lokal Desa Pirman Baso Patintingan.

Dalam paparannya, Sri Wahyuni menekankan pentingnya pencegahan dini. “Stunting lebih baik dicegah daripada diobati. Jika anak sudah mengalami stunting pada usia 1 hingga 2 tahun, sangat sulit untuk diperbaiki,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan dua pilar pencegahan stunting yang belum optimal di Desa Woitombo, yakni pengelolaan limbah cair dan sampah rumah tangga.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Muh. Akbar mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Mari kita kelola limbah dan sampah rumah tangga dengan baik agar Desa Woitombo tetap menjadi desa Zero Stunting,” ujarnya.

Melalui rembuk ini, pemerintah desa berharap kolaborasi masyarakat dan pemangku kepentingan dapat memperkuat upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.


Sabtu, 18 Oktober 2025

 Yandri Susanto, Menteri Terbaik 3 Hasil Survey Public

 


JAKARTA – SindoNews. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto masuk dalam jajaran tiga besar menteri dengan kinerja terbaik nasional.

Hal itu berdasarkan hasil Survei Strategic and Political Insight Network (SPIN) periode Oktober 2025. Dalam survei yang dilakukan pada 1–9 Oktober 2025 di 38 provinsi, Yandri Susanto meraih tingkat kepuasan publik sebesar 66,9%, menempati posisi ketiga di bawah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dengan 67,5% dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan 67,3%.

Direktur Eksekutif SPIN Mawardin Sidik menjelaskan, capaian tersebut mencerminkan apresiasi masyarakat terhadap program pembangunan desa dan pemberdayaan ekonomi lokal yang dijalankan Yandri Susanto selama satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran.

“Yandri Susanto dinilai publik mampu menjaga kesinambungan program desa dengan inovasi baru yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Publik melihat kerja konkret di lapangan, bukan sekadar wacana,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).

SPIN mencatat, kebijakan-kebijakan yang dijalankan Kementerian Desa, seperti penguatan BUMDes, digitalisasi ekonomi desa, program karya-karya produktif dan advokasi terhadap masalah-masalah yang dihadapi masyarakat desa menjadi faktor utama meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja Yandri. (sumber berita : sindonews)

"POSYANDU: Fondasi Sehat Generasi Bangsa"

   Senin, 9 November 2025 Oleh: Wahyuddin (PLD) Tebongeano - Posyandu merupakan wadah/tempat masyarakat yang ada di desa khususnya masyaraka...